Khamis, 28 Ogos 2014

++So CloSe, But Yet....So FArr!!++

Ikut suka kau..bila nak datang kau datang...
bila nak hilang ..kau hilang...

Sesuka kau...kalau nak marah kau marah...
bila nak senyum kau senyum...

Senang2 kau...bila kau nak..berbual macam keretapi...
Bila tak nak...diam buat muka tak 'happy'

Kata kau...itu angin, biar saja...
Itu perangai..orang kena faham...

Dah tu...angin orang..perangai orang..
Jangan kata faham....kau pandang macam haram!

++BiLa SaYa..++





Bila saya...
Kepoh sangat tanya awak macam2..
Janganlah bosan dalam diam..

Bila saya...
Mula buat perangai pelik2 bila awak dengan yang lain..
Mungkin cemburu mengada2...tapi itu bukan main2..

Bila saya..
Kadang2 miang2 kucing..kalah budak2..
Janganlah geli..itu hanya terhad,dengan awak...

Memang susah,bila saya...dah sayang.
Tapi risaulah,bila saya...dah tak sayang.

Khamis, 14 Ogos 2014

++ SendIrI & SenDiriAn++

Assalamualaikum...
Salam untuk semua… Apa khabar? moga sihat sejahtera hendaknya, saya doakan.

Begitu cepat masa berlalu. Itu juga yang selalu saya rasakan, sama seperti sebelum ini. Semuanya terlalu pantas meninggalkan sepertimana saya juga meninggalkan blog ini ...sunyi sesunyinya.


Tapi, ada sesiapa yang peduli ke? Masih ada yang merindui saya? Adik beradik saya, orang-orang yang istimewa di dalam hidup saya, orang yang sentiasa berada di dalam hati saya? Tak apalah, rindu atau tidak mereka kepada saya bukanlah hak bukan satu perkara besar. Yang penting, saya selalu merindui mereka..merindui kamu ..sejujurnya.

Banyak hal yang berlaku sepanjang saya berhibernasi sendiri. Hal-hal yang memaksa saya untuk memberi ruang kepada diri saya, untuk fokus dan lebi banyak memerhati. Saya kini telah bekeluarga. Itu perubahan paling besar untuk saya war2kan kepada sesiapa yang belum tahu.Selebihnya..berlari, tersungkur...jatuh & bangun semula, macam² saya tempuhi. Terima kasih kepada kamu2 yang masih setia di sisi saya...sehingga saya mula menulis kembali. Hari ini.

Ada kehilangan2 yang terpaksa saya lalui,..tertonggeng dengan kesakitan dan perasaan jiwa kacau. Biasalah...itu semua dugaan, bukan? Masa akan terus bergerak dan berubah. Saya dan kalian juga begitu – bergerak dan akan memgalami perubahan demi perubahan. Masa mengubah kita dan kita berubah mengikut masa – hal ini juga berlaku mengikut keperluan serta kepentingan masing-masing.

Saya harap, walau bagaimana sepinya saya menyepikan diri, kamu dan saya akan tetap bersama.Doakan supaya saya tak malas2 ..dan tak selalu degil lagi.  Chest La Vie!

Sabtu, 15 September 2012

++KuIngAtkan DiriMu++

Sayang... kuingatkan dirimu....
Jalanilah hidup dengan seadanya. Jangan menyalahkan takdir kerana itulah yang telah dilukiskan olehNya.
Tetaplah menyungging senyum, biarpun di tengah airmata.Supaya ia dapat menghapus airmata itu.

Sayang... kuingatkan dirimu....
Langkah kaki kita tak selamanya ringan.Tapi Tuhan telah memberikan jalan yang lurus.Agar umatNya dapat menjelajahi hidup seperti yang ditakdirkan.

Sayang... kuingatkan dirimu....
Setitis air matamu menggoreskan luka mendalam bagi hidupku yang menumpang di bahumu.Kerana saya tidak mahu melihatmu berduka.Saya harus mengembalikan senyummu.

Sayang... kuingatkan dirimu....
Setitik air matamu bukan hanya melukakan malah menimbulkan nanah kebencian mendalam yang harus saya hapuskan dari fikiranmu supaya kamu tidak lagi berdendam.

Sayang... kuingatkan dirimu....
Setitik air matamu yang mengalir akan saya hapus dengan cinta yang tak henti.Kerana ia begitu bernilai di hatiku.

Sayang kuingatkan dirimu....
Bahawa ku tak bisa hidup tanpamu...

Jumaat, 9 Mac 2012

++FeB 17....++

dari banyak keputusan,
saya telah memilih

dari banyak kesempatan,
saya telah menggunakan

dari ramai pencinta,
saya telah memilih dia

dari banyak rahmat
saya telah mensyukurinya

dari banyak segala
saya telah mengecapnya

dan ini menjadi sebuah langkah
yang telah saya pilih

Isnin, 28 November 2011

++HijRah 1433...KitA yG HaruS BerubAh

Kadang-kadang kita ingin segala sesuatu berjalan dengan baik. Kita berharap orang lain, persekitaran dan apa yang berlaku sama dengan apa yang kita inginkan. Kita mengharapkan perubahan terjadi pada dunia luar selain diri sendiri. Sedangkan hal itu tidak akan pernah berlaku - ibarat sebuah impian kosong.
“Ketahuilah, sesungguhnya dalam tubuh itu ada segumpal daging, apabila baik daging itu maka baik pula seluruh tubuh dan bila rusak maka rusak pula seluruh tubuh, ketahuilah segumpal daging itu adalah qalbu.”(HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Segala sesuatu akan baik bukan dengan mengubah dunia luar kita, tetapi adalah dengan mengubah hati kita terlebih dahulu. Sukses, gagal, atau keadaan apapun yang ada di sekitar kita adalah cermin hati kita. Jika kita ingin mengubah apa yang ada di luar diri kita, pertama-tama kita harus mengubah apa yang ada di dalam diri kita.


Mulailah mengubah hati kita, menjadi hati yang hanya berharap kepada Allah. Niatkan apa yang kita inginkan dan panjatkan doa dari hati yang paling dalam. Seperti disebutkan dalam pelbagai hadis, kita akan mendapatkan sesuai dengan apa yang kita niatkan dan doa kita akan dikabulkan jika kita yakin dengan doa kita. Keyakinan ini berada di dalam hati.

“Setiap orang akan mendapatkan sesuai niatnya“. (HR Bukhari Muslim)
Apabila kamu berdoa janganlah berkata, “Ya Allah, ampunilah aku kalau Engkau menghendaki, rahmatilah aku kalau Engkau menghendaki dan berilah aku rezeki kalau Engkau menghendaki.” Hendaklah kamu bermohon dengan kesungguhan hati sebab Allah berbuat segala apa yang dikehendakiNya dan tidak ada paksaan terhadap-Nya. (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadikan hati kita menjadi hati yang penuh dengan syukur. Secara logik, bagaimana kita boleh mendapatkan hal yang baru jika kita tidak boleh menerima hal yang lama. Nikmati apa yang sudah kita miliki, nescaya nikmat-nikmat lain akan mengikuti.
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.(QS. Ibrahim:7)
Jika kita berharap orang lain, persekitaran dan peristiwa berubah sesuai dengan keinginan kita, kita akan lelah tanpa hasil. Ciri orang yang seperti ini adalah orang yang biasa atau selalu mengatakan “Seandainya…”. Sebagai contoh, “Seandainya peluang itu datang ke hadapanku”.

Lupakan kata-kata seandainya. Mulailah untuk menata hati, mulailah mengubah hati maka semua yang ada di luar diri kita akan berubah. Jangan menghabiskan waktu untuk berharap orang lain memberi kesempatan. Carilah kesempatan sendiri. Jangan berharap orang lain selalu mengerti diri kita, mulailah kita untuk mengerti orang lain.

sumber: dari blog yang selalu menjadi sumber inspirasi

Khamis, 10 November 2011

++Di DapuR MastErChef++

Saya belajar membuat kek?Ahahaha...yang mengenali saya, mungkin ada yang akan bertanya begini.Benar...ini pertama kali saya buat kek. Sebenarnya saya lebih suka memasak lauk-pauk berbanding kuih muih, kek atau pastri.

Tidak banyak yang ingin saya jurnalkan di sini. Ini hasil kek yang tidak seberapa hasil tunjuk ajar kakak ipar saya...Kek Asam Manis di hari pertama Aidiladha!Hehehehe..


P/S: Utk seseorang..tp apakan daya..takde rezeki untuk beliau nmpaknya.Lain kali la yea cyg...