Jumaat, 28 Januari 2011
++SOmEboDy TeLl Me...++
Jumaat, 14 Januari 2011
++LAsT 2010 ReView++
Saya sempat menontonnya buat pertama kali dengan Kanda. Not so bad...walaupun sambutannya keseluruhannya tidaklah begitu memberangsangkan.
Kisah bermula apabila Estet Cinta Manis digemparkan dengan berita mengenai perlawanan bolasepak yang akan di adakan bersama Estet Red Cobra yang telah 20 tahun tidak dipertandingkan.
Farid dan Shashi adalah dua orang pekerja estet yang berkenalan sejak lahir. Mereka berdua sering menjadi harapan pekerja estet yang lain untuk menyelamatkan penindasan yang berlaku pada setiap hari oleh kerani estet iaitu Encik Pooniah. Tidak hairanlah seorang gadis cantik, Geetha begitu tertawan dengan heroism dan kebenaran hati Farid dan Shashi itu.
Setiap penghuni estet ingin mewakili estet untuk menjuarai pertandingan itu. Sessi latihan dan pemilihan pemain pun diadakan oleh Subramaniam iaitu bapa Geetha yang dilantik sebagai jurulatih. Pelbagai kerenah dan lebihan gaya yang terpaksa Subramaniam atasi untuk mendidik anak buahnya itu.
Ayah kepada Shashi, Apaa, rupa-rupanya dahulu adalah pemain bola negeri yang sangat mahir tetapi telah berlaku insiden semasa perlawanan bolasepak estet itu dahulu dimana kaki beliau telah di patah tiga oleh Sofi Jikan iaitu samseng estet sebelah yang sengaja ingin menamatkan karier Apaa atas upahan Pooniah 20 tahun yang lalu! Hidupnya kini penuh kekecewaan dan perlawanan bola kali ini disambut dingin oleh beliau.
Tujuan diadakan kembali pertandingan bola itu adalah hasil dari cubaan Pooniah untuk memiliki Geetha sebagai tebusan bagi Subramaniam supaya melangsaikan hutangnya kepada Pooniah. Jika mereka menang di dalam perlawanan itu segala hutang pokok dan bunga Subramaniam akan langsai tetapi jika sebaliknya mereka gagal, Geetha akan menjadi milik Pooniah!
Masalah itu membuat Subramaniam putus asa lalu ingin membunuh diri. Beliau sempat diselamatkan oleh Geetha dan merayu supaya ayahnya itu mencari peluang untuk menyelesaikan masalah itu dengan semangat bukan putus asa.
Permasalahan itu sebaliknya menguatkan lagi semangat setiakawan di antara pekerja estet mereka dan mereka berjanji akan gigih berlatih supaya mereka akan memperolehi kemenangan. Sudah tentu Pooniah dan koncu-koncunya cuba sedaya upaya pula untuk menghalang pasukan Subramaniam dari menang.
Apakah kesudahannya? Silalah menontonnya sendiri yea...
# The Chronicles of Narnia -The Voyage of the Dawn Treader
# Barney -Good Food Good Time
Sambutan ulangtahun berkumpulan & jamuan tahunan tahun ini berlangsung di Barney, Kluang. Kali ini tidak begitu ramai seperti tahun lepas kerana ramai yang tidak berkesempatan meluangkan masa. Tema masih Western Food.
Rabu, 12 Januari 2011
++SetAhun LAgI++
Alhamdulillah…Selamat Ulangtahun Rina!
Terima kasih Tuhan atas kesempatan yang diberikan padaku.
Kesempatan untuk berupaya merasakan kebahagiaan, kesedihan, duka, suka, dendam, rindu, dan segala perasaan yang dirasakan oleh manusia pada umumnya.
Umur ini semakin berkurang walau dalam hitungan itu bertambah, mudah mudahan dengan semakin berkurangnya umur ku maka pengalamanku tentang hidup semakin meningkat
Tuhan jika saya boleh meminta lagi padaMu tolong :
Limpahkan lagi hati yang luas ya Tuhan agar saya selalu mampu bersabar dalam menghadapi segala yang terjadi dalam hidupku.
Berikan saya ikhlas dan tulus yang tiada batas agar saya mampu selalu tersenyum bahagia walau dengan dugaan yang saya alami.
Tuhan.. terima kasih..
Terima kasih atas jiwa jiwa yang kau kirimkan untuk menemani diri ku dalam hidup ini, muliakan dia disisiMu ya Tuhan, jangan biarkan sahabat sahabat ku berpaling dari jalan Mu, beri mereka kesihatan, rezeki yang halal, dan kuat kan mereka jika dalam menerima dugaan.
sekali lagi Tuhan... Terima kasih
selamat ulang tahun diri ku semoga mampu menjadi lebih bererti bagi orang lain dan tidak lagi hanya sekadar tahu erti manisnya balas dendam.
Amiin…
Jumaat, 31 Disember 2010
++HuJan Di Akhir DiSemBer++
Isnin, 6 Disember 2010
++SeMaSa DuLu++
++mAaL HijRah 1432H++
Amalan Di Bulan Muharram (awal Tahun Hijriyah)
Pertanyaan
Assalamualaikum. Amalan apa yang seharusnya kita lakukan berkait dengan moment pergantian tahun baru hijriyah? Abu Aisyah
Jawaban: Assalamu âalaikum Wr. Wb.
Dalam kitab Iâanatut Thalibin, salah satu kitab yang banyak digunakan dalam mazhab Asy-Syafiâiyyah, pada jilid 2 hal 267, disebutkan bahwa memang banyak amal-amal yang sering dilakukan pada momentum bulan Muharram. Namun penyusun kitab ini mengatakan bahwa hanya dua saja yang memiliki dasar kuat yaitu sunah puasa dan meluaskan belanja. Sedangkan selebihnya kebanyakan haditsnya dhaif dan sebagian lagi mungkar maudhuâ.
Yang berkaitan dengan puasa adalah puasa sunah yaitu pada hari kesepuluh dan kesembilan di bulan itu. Sering juga disebut dengan âAsyuro dan Tasuâa. Banyak sekali dalil yang menerangkan hal ini, antara lain:
Dari Abu Hurairoh RA ia berkata: Rasulullah SAW telah bersabda: “Shaum yang paling utama setelah shaum Ramadhan adalah shaum dibulan Alloh Muharram. Dan sholat yang paling utama setelah sholat fardhu adalah sholat malam.” (HR Muslim 1162)
Dari Humaid bin Abdir Rahman, ia mendengar Muawiyah bin Abi Sufyan RA berkata: “Wahai penduduk Madinah, dimana ulama kalian? Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Ini hari Assyura, dan Alloh tidak mewajibkan shaum kepada kalian di hari itu, sedangkan saya shaum, maka siapa yang mau shaum hendaklah ia shaum dan siapa yang mau berbuka hendaklah ia berbuka” (HR Bukhori 2003)
Rasulullah SAW bersabda: “Shaumlah kalian pada hari assyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Shaumlah kalian sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya” (HR Thohawy dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah 2095)
Sedangkan amal lainnya -selain puasa dan meluaskan belanja- sebagaimana disebutkan oleh An-Nawawi, adalah amal yang dasar hukumnya lemah.
Beliau -An-Nawawi- mengutip nazham yang disusun anonim (tanpa nama pengarang) berkaitan dengan amalan di bulan Muharram itu yaitu:
Puasalah, Shalatlah, Silaturrahim-lah, kepala anak yatim usaplah, bersedekahlah, mandilah, luaskan belanja, potonglah kuku, kunjungi ulama, tengoklah orang sakit, pakailah celak mata, bacalah surat Ihklas 1000 kali.
Sebenarnya amal-amal itu semua baik-baik saja, selama tidak dikaitkan dengan momentum tertentu. Sehingga yang jadi titik masalah adalah dikaitkannya amal-amal itu dengan momen Muharram dengan keyakinan bahwa bila dilakukan di waktu lain, tidak sebesar itu pahalanya. Karena dasar haditsnya memang lemah, bahkan sebagian dhaif dan mungkar.
Wallahu Aâlam Bish-Showab, Wassalamu âAlaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
Puasa Sunat Di Bulan Muharram Pertanyaan: Assalaamu’alaikum Ustd, Apakah ada ketentuan utk puasa sunat di bulan Muharram? Sister
Jawaban: Assalamu `alaikum Wr. Wb. Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d
Yang disunnahkan secara tegas adalah berpuasa pada tanggal 10 Muharram dan sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya. Dan sering disebut juga juga dengan Shaum Asyuro.
Pada asalnya Shaum Asyuro ini adalah wajib. Kemudian kewajibannya dinasakh dengan kewajiban shaum Ramadhan, maka shaum tersebut berubah hukumnya menjadi sunnah. Oleh karena itu Rasulullah SAW menganjurkan kepada umat Islam untuk melaksanakan shaum assyuraa (shaum hari kesepuluh) dari bulan Muharram ditambah dengan shaum sehari sebelumnya atau sesudahnya. Hal ini berdasarkan hadits-hadits yang diriwayatkan para sahabat. Antara lain:
Dari Humaid bin Abdir Rahman, ia mendengar Muawiyah bin Abi Sufyan RA berkata: “Wahai penduduk Madinah, dimana ulama kalian? Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Ini hari Assyura, dan Alloh tidak mewajibkan shaum kepada kalian di hari itu, sedangkan saya shaum, maka siapa yang mau shaum hendaklah ia shaum dan siapa yang mau berbuka hendaklah ia berbuka” (HR Bukhori 2003)
Juga ada hadits lainnya berikut ini :
Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: ketika Rasulullah SAW tiba di kota Madinah dan melihat orang-orang Yahudi sedang melaksanakan shaum assyuraa, beliau pun bertanya. Mereka menjawab: Ini hari baik, hari di mana Allah menyelamatkan bani Israil dari musuh mereka lalu Musa shaum pada hari itu. Maka Rasulullah SAW menjawab: “Aku lebih berhak terhadap Musa dari kalian”, maka beliau shaum pada hari itu dan memerintahkan untuk melaksanakan shaum tersebut. (HR Bukhori 2004)
Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: pada saat Rasulullah SAW melaksanakan shaum Assyura dan memerintah para sahabat untuk melaksanakannnya, mereka berkata: “Wahai Rasulullah hari tersebut (assyura) adalah hari yang diagung-agungkan oleh kaum Yahudi dan Nashrani”. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Insya Allah jika sampai tahun yang akan datang aku akan shaum pada hari kesembilannya”. Ibnu Abbas berkata: “Rasulullah SAW meninggal sebelum sampai tahun berikutnya” (HR Muslim 1134)
Rasulullah SAW bersabda: “Shaumlah kalian pada hari assyura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Shaumlah kalian sehari sebelumnya atau sehari sesudahnya” (HR Thohawy dan Baihaqy serta Ibnu Huzaimah 2095)
Adapun keutamaan shaum tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadits dari Abu Qatadah, bahwa shaum tersebut bisa menghapus dosa-dosa kita selama setahun yang telah lalu (HR Muslim 2/819)
Imam Nawawy ketika menjelaskan hadits di atas beliau berkata: “Yang dimaksud dengan kafaraoh dosa adalah penghapus dosa-dosa kecil, akan tetapi jika orang tersebut tidak memiliki dosa-dosa kecil diharapkan dengan shaum tersebut dosa-dosa besarnya diringankan, dan jika ia pun tidak memiliki dosa-dosa besar, Allah akan mengangkat derajat orang tersebut di sisi-Nya.
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab, Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.


